Salam Anak Pulau Matahari teman - teman sekalian,lumayan lama tak jumpa yes heheheh :p
Maklum beberapa hari belakangan kondisi badan lagi ngga enakan ditambah tugas tugas lagi banyak nih hehehe ...
Nah,setelah memposting beberapa postingan yang sedikit agak kurang jelas (re:percobaan),kali ini saya akan memberikan postingan yang sudah mainstream di dunia maya tapi sangat bermanfaat yaitu apa saja bahaya merokok bagi kesehatan.Dewasa ini budaya merokok di negara kita sudah tidak asing lagi,selain karena negara kita yang memang terkenal sebagai salah satu negara penghasil tembakau terbaik di dunia,maka tidak asing pula melihat tingginya jumlah masyarakat di indonesia yang menjadi pecandu rokok.Yang mengagetkan,banyak dari pecandu rokok yang ada di Indonesia ini berasal dari kalangan pelajar dan kalangan di bawah umur.Bagi orang dewasa saja merokok sudah sangat berisiko untuk kesehatan,apalagi buat anak yang masih dibawah umur.Budaya merokok di Indonesia masih sering disalah artikan oleh kaum muda dengan menganggap merokok dapat dijadikan salah satu indokator keren atau tidaknya mereka.Padahal jika dipikir,untuk menjadi keren tidak hanya dengan cara merokok saja.Masih banyak cara lain yang lebih sehat untuk terlihat keren.Apalagi sebagai kaum pelajar,tentunya mereka justru sudah paham dan mengerti akan bahaya dari rokok itu sendiri.Nah,berikut ini adalah beberapa bahaya rokok yang telah saya kutip dari salah satu sumber :
Kanker
Merokok dapat menyebabkan sekitar 90% kematian akibat kanker paru-paru
pada pria serta 80% pada wanita. Resiko kematian karena faktor kanker
paru-paru dapat 23 kali lebih tinggi pada pria perokok dan 13 kali lebih
tinggi pada wanita yang merokok dibandingkan pada mereka yang bukan
tidak merokok.
Pada sebuah riset menunjukkan bahwa bukan perokok
yang tinggal bersama perokok memiliki resiko 24% lebih tinggi untuk
terkena penyakit kanker paru-paru dibandingkan bukan perokok pada
umumnya. Bahaya merokok juga dapat menyebabkan kanker kantung kencing,
ginjal, faring, esopagus, rongga mulut, serviks, pita suara, pankreas,
dan perut.
Gangguan pernafasan
Bahaya merokok dapat meningkatkan resiko kematian karena penyakit
paru-paru yang kronis sampai 10 kali lipat. Sekitar 90% kematian karena
penyakit paru-paru kronis disebabkan karena merokok.
Gangguan janin
Kebiasaan merokok juga akan berdampak buruk terhadap kesehatan
reproduksi dan janin yang terdapat dalam kandungan, termasuk kemandulan,
keguguran, kematian janin, bayi lahir dengan berat badan rendah, serta
sindrom kematian mendadak bayi.
Penyakit jantung
Merokok dapat menimbulkan aterosklerosis atau terjadi pengerasan pada
pembuluh darah. Kondisi seperti ini merupakan penumpukan zat lemak pada
arteri, lemak dan plak memblok aliran darah serta dapat membuat
penyempitan pembuluh darah. Hal ini yang dapat menyebabkan penyakit
jantung.
Jantung dipaksa untuk bekerja lebih keras dan tekanan ekstra yang pada
akhirnya menyebabkan angina atau nyeri dada. Jika salah satu arteri atau
bahkan lebih menjadi benar-benar terblokir, serangan jantung mungkin
dapat terjadi.
Semakin banyak rokok yang telah dihisap dan semakin lama seseorang
tersebut merokok, semakin besar pula kesempatan untuk mengembangkan
penyakit jantung atau stroke.
Penyakit paru-paru
Risiko terkena penyakit seperti pneumonia, emfisema, atau bronkitis
kronis dapat meningkat karena kebiasaan merokok. Penyakit ini disebut
sebagai penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).
Penyakit
paru-paru tersebut dapat berlangsung dan bertambah buruk seiring dari
waktu ke waktu sampai orang tersebut akhirnya meninggal karena kondisi
tersebut. Menurut
American Cancer Society,
orang yang telah berumur 40 tahun dapat menderita emfisema atau
bronkitis, tetapi dengan gejala yang jauh lebih buruk pada kemudian
hari.
Diabetes
Menurut Cleveland Clinic, kebiasaan merokok dapat meningkatkan resiko terkena
diabetes. Bahaya rokok juga menyebabkan komplikasi dari diabetes, seperti penyakit jantung,
penyakit mata, stroke, penyakit ginjal, penyakit pembuluh darah, dan masalah kaki.
Menyebabkan kebutaan
Bahaya merokok dapat meningkatkan resiko degenerasi makula yaitu
penyebab kebutaan yang dialami pada orang tua. Dalam studi yg
diterbitkan 'Archives of Ophthalmology' orang yang merokok 4 kali lebih
mungkin dibandingkan dengan orang-orang yang bukan perokok untuk
mengembangkan degenerasi makula, yangg merusak makula, pusat retina,
serta dapat menghancurkan penglihatan sentral tajam.
Penyakit mulut
Penyakit mulut yang disebabkan karena rokok antara lain seperti kanker mulut, kanker leher, penyakit gigi, dan nafas.
Impotensi
Rokok adalah faktor resiko utama penyakit pembuluh darah perifer yang
akan mempersempit pembuluh darah pembawa darah ke seluruh tubuh.
Pembuluh darah pada alat reproduksi pria kemungkinan dapat terpengaruh
karena merupakan pembuluh darah yang berukuran kecil dan dapat
mengakibatkan disfungsi impoten.
ROKOK ELEKTRIK
Selain rokok "tembakau",baru baru ini yang sedang menjadi trending di kalangan anak muda dan juga para perokok tentunya adalah rokok elektrik.Banyak para perokok aktif mengaku bahwa dengan beralih ke rokok elektrik ini dapat menghentikan kebiasaan menghisap rokok tembakaunya,tidak sedikit pula yang mengatakan bahwa rokok elektrik ini jauh lebih sehat dari rokok tembakau yang beredar luar di pasaran.Tapi,tidak sedikit pula dari pakar kesehatan mengatakan bahwa rokok elektrik ini tidak lebih "menyehatkan" dari rokok tembakau dan mereka juga berpendapat bahwa rokok elektrik ini bahkan jauh lebih berbahaya bagi kesehatan manusia.Berikut ini akan saya share juga alasan mengapa rokok elektrik dianggap lebih berbahaya dari rokok tembakau :
World Health Organization (WHO)
WHO
merilis sebuah laporan berisi anjuran untuk tidak menggunakan rokok
elektrik di dalam ruangan karena produk ini bisa mengeluarkan racun
seperti rokok biasa. Meski tidak mengeluarkan asap, uap rokok elektrik
yang mengandung zat kimia berbahaya juga dapat menimbulkan polusi udara.
WHO juga menganjurkan untuk tidak menjual rokok elektrik kepada
orang-orang di bawah usia 18 tahun.
Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)
Begitu
pula di Indonesia, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah
memperingatkan masyarakat bahwa rokok elektrik yang beredar di pasaran
adalah produk ilegal dan belum terbukti keamanannya. Menurut BPOM, rokok
elektrik mengandung nikotin cair dan bahan pelarut propilen glikol,
dieter glikol, dan gliserin. Jika semua bahan itu dipanaskan akan
menghasilkan senyawa nitrosamine. Senyawa tersebut dapat menyebabkan
kanker.
Apa Saja Kandungan Rokok Elektrik?
Rokok
elektrik atau biasa juga disebut dengan sistem pengiriman nikotin
elektronik (ENDS) adalah alat penguap bertenaga baterai yang dapat
menimbulkan sensasi seperti merokok tembakau. Tampilannya pun ada yang
menyerupai rokok dan ada pula yang didesain berbeda. Rokok elektrik
pertama kali dipatenkan oleh apoteker asal Tiongkok, Hon Lik, pada tahun
2003. Kemudian dipasarkan di Tiongkok pada tahun 2004 melalui
perusahaan Golden Dragon Holdings (kini bernama Ruyan).
Di dalam
rokok elektrik terdapat tabung berisi larutan cair yang bisa diisi
ulang. Larutan ini mengandung nikotin, propilen glikol, gliserin, dan
perasa. Larutan ini dipanaskan, kemudian muncul uap selayaknya asap.
Sebagian perusahaan menjual cairan perasa tertentu. Antara lain perasa
mentol/mint, karamel, buah-buahan, kopi, atau cokelat.
Nikotin
Propilen glikol
Propilen
glikol merupakan cairan senyawa organik yang tidak berbau dan tidak
berwarna, namun memiliki rasa agak manis. FDA atau Lembaga Pengawas
Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat telah menyatakan bahwa senyawa
ini aman jika digunakan dalam kadar rendah.
Gliserin
Gliserin
adalah cairan kental tidak berbau dan tidak berwarna. Zat ini sering
digunakan pada perpaduan formulasi farmasi. Cairan manis yang dianggap
tidak beracun ini sering pula dipakai oleh industri makanan. Gliserin
berfungsi sebagai pengantar rasa dan nikotin dalam penggunaan rokok
elektronik.
Nah diatas tadi merupakan beberapa bahaya merokok,baik merokok dengan rokok biasa atau dengan rokok elektrik.Tentunya masih banyak bahaya merokok bagi kesehatan,untuk itu kurangilah aktivitas merokok anda jika anda sayang terhadap diri anda sendiri.Setidaknya jika tidak bisa berhenti secara total kurangi lah sedikit demi sedikit aktivitas anda tersebut.Selain dapat menghemat pengeluaran,hidup sehat tanpa nikotin itu jauh lebih menyenangkan bukan ? :)
Salam Anak Pulau Matahari ~
Related post :
kesehatan.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.